Minggu pagi yang cerah, saya gunakan untuk bersantai ria dengan
membaca Koran harian Nusa Bali yang beberapa hari ini selalu terlewatkan. Meski
beritanya agak basi namun tetap kucoba nikmati dan ternyata ada berita menarik
yang kudapatnya dan naluriku berkata ini
sepertinya cocok untuk dibagikan kepada Generasi Muda Indonesia terlebih
lagi Generasi Muda Hindu untuk dijadikan
inspirasi membangkitkan semangat generasi muda Indonesia dalam berperan aktif
mewujudkan cita-cita Bangsa Indonesia. Sebelum menyatakan setuju…………..yuk kita
baca beritanya !!!!!
WALIKOTA TERMUDA DUNIA KRITIK DPR RI
BASHAER
OTHMAN JABAT WALIKOTA DI USIA 16 TAHUN

Othman
mengaku kagum dengan potensi dan kesempatan para pemuda di Indonesia. Namun,
dia terlihat kecewa saat menyadari para pemuda dan Parlemen Indonesia tidak punya hubungan yang
membangun. “Ketika ke parlemen, saya melihat tidak adanya kerjasama yang
konstruktif dan aktif antara parlemen dengan organisasi pemuda”, kata Othman.
Othman
terpilih dari ribuan pemuda untuk memangku jabatan walikota Allar selama dua
bulan. Selain dia, 11 orang kawannya
dalam organisasi pemuda juga duduk di dewan kota, membantu kerja Othman.
Program ini, kata dia , dilakukan berkat desakan dari pemuda Tepi Barat yang
meminta peran lebih bagi kemajuan Palestina.
Tercatat 60 persen dari pupulasi Palestina adalah
pemuda. Inilah yang menurut Othman harus diberdayakan dan diasah untuk menjadi
pemimpin di masa depan. “Program ini memberdayakan potensi pemuda dalam
kepemimpinan, karena pemuda yang akan menerima tongkat kepemimpinan di Negara
kami, “ kata Othman yang ketika terpilih tengah menjabat sebagai ketua
organisasi pemuda itu.
Inilah
yang ingin didorong oleh Othman, memacu semangat kaum muda Indonesia untuk
berkarya dan memberdayakan diri sendiri. “Pemuda Indonesia harus aktif
menuntut, jangan menunggu kesempatan diberikan,”kata dia dilansir viva news.
“Saya
sarankan kepada pemerintah Indonesia untuk membuka sebanyak mungkin kesempatan
pelatihan kepemimpinan bagi pemuda, baik di parlemen maupun
pemerintahan,”lanjutnya lagi.
Selama
di Jakarta, Othman juga menerima penghargaan “The World Youngest Mayor Award”
dari Royal World Records. Lembaga itu bekerja sama dengan World Peace Movement,
Pasaraya, dan didukung oleh Kedutaan Besar Palestina di Jakarta. Penghargaan
itu diberikan di Pasaraya Blok M, Jakarta Kamis (13/9).
Dalam
pemberian hadir sejumlah tokoh, salah satunya Ketua Dewan Pembina Partai
Gerindra, Prabowo Subianto. Juga hadir perwakilan dari Royal World Records, Ron
Mullers dan Direktur Pasaraya, Medina L Harjani.
Ron
Mullers mengatakan, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas apa
yang dilakukan oleh Palestina dan apa yang telah dikerjakan dengan baik oleh
Othman sebagai walikota Allar. “Apa yang dia kerjakan akan menginspirasi
anak-anak muda Palestina dan di dunia,” kata Ron.
Selama
dua bulan menjabat sebagai walikota,
Othman bukannya tidak berprestasi. Tercatat dia mampu membuka lapangan
pekerjaan dan membuat program yang bertujuan menyejahterakan para pemuda.
Othman mengatakan, selama menjabat walikota yang dimulai juli lalu, dia
berhasil membuka sebuah pabrik batu bata di dekat perbatasan dengan Israel di
Tepi Barat.
“Pabrik
ini memberikan pekerjaan bagi mereka yang tinggal dekat perbatasan Israel,
apalgi Israel sedang membangun, “ kata dia.
Othman
mengatakan, mencari pekerjaan di Tepi Barat sangat sulit. Selain lapangan
pekerjaan yang sedikit, para pemberi kerja juga lebih memilih mempekerjakan
mereka yang berpengalaman. Padahal, untuk lulusan baru, pengalaman kerja sulit
didapatkan.
Untuk
itulah, Othman membentuk tim ahli untuk melobi perusahaan-perusahaan swasta.
Dibawah kepemimpinan Othman, tim ini berhasil membuat perjanjian dengan pihak
swasta untuk memberikan program magang bagi pemuda selama tiga bulan.
“Program
ini akan memberikan pengalaman yang dibutuhkan untuk pekerjaannya kelak,”kata
Othman yang berbicara lebih dewasa dari usianya.
Selain
itu untuk keamanan kota, Othman juga membentuk brigade pertahanan yang bertugas
mulai sebagai pemadam kebakaran hingga satuan pengaman. Namun menurutnya yang
terpenting dari tugasnya menjabat walikota adalah pengalaman politik yang berguna,
tidak hanya bagi dirinya tetapi seluruh kota.
“Pengalaman
yang kami lalui memiliki dampak besar, pengalaman kami menjadi pelajaran bagi
seluruh kota,”kata dia. (harian Nusa Bali, 15/9)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar