" Karmamy Eva Dhikaras te; Ma Phalesu Kadacana; Ma Karmaphalahetur Bhur; Ma Te Sango 'Stvakarmani" "Jalankan saja kewajibanmu; Jangan mengharap hasil; Jangan biarkan pahala menjadi motif tindakanmu; Demikian pula jangan biarkan dirimu berdiam diri".
Tampilkan postingan dengan label ORGANISASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ORGANISASI. Tampilkan semua postingan

24 Apr 2012

Ikrar


I KRAR KALIURANG
KEPUTUSAN SIDANG SARASEHAN PENJAJAGAN PEMBENTUKAN ORMAS HINDU
TINGKAT NASIONAL DI KALIURANG
19 – 20 NOPEMBER 1983
Om Swastiastu
KAMI UMAT HINDU YANG MEWAKILI KOMPONEN KOMPONEN PEMUDA, MAHASISWA, DAN CENDEKIAWAN DARI SELURUH INDONESIA, BERIKRAR :
1. SEPAKAT MEMBENTUK ORGANISASI KEMASYARAKATAN TINGKAT NASIONAL SEBAGAI SATU WADAH KEGIATAN DALAM MELAKSANAKAN DHARMA AGAMA DAN DHARMA NEGARA, YANG BERAXASKAN- TUNGGAL: PANCASILA.
2. DALAM MEREALISASIKAN TUJUAN DIATAS, MENYIAPKAN DIRI UNTUK MENYELENGGARAKAN MUNAS (MAHASABHA), SEBAGAI TINDAK LANJUT DARI KESEPAKATAN INI DI YOGYAKARTA
SEMOGA SANGHYANG WIDHI WASA / TUHAN YANG MAHA ESA ASUNG KERTHA WARA NUGRAHA ATAS KESEPAKATAN DAN KELANJUTAN TINDAKAN KAMI BERSAMA INI
Kaliurang, 20 Nopember 1983
Catatan :
Tindak lanjut dari kesepakatan ini terwujud dalam Pembentukan dan Mahasaha I Ormas Hindu Indonesia di Kaliurang, Yogyakarta pada tanggal 9 – 11 Maret 1984 yang melahirkan PERHIMPUNAN PEMUDA HINDU INDONESIA, yang disingkat dengan Akronim PERADAH INDONESIA

8 Feb 2012

Konsolidasi Ala Sekjen DPN Peradah di Jembrana


Ditengah kesibukannya dalam melaksanakan tugas sebagai aktivis parpol, Sekjen DPN Peradah Indonesia I K Guna Artha menyempatkan diri untuk melaksanakan konsolidasi organisasi Peradah di Daerah-daerah yang dikunjunginya. Sebagaimana halnya ketika berada di Kabupaten Jembrana (9/1-12), Sekjen Guna Artha bertemu dengan fungsionaris DPK Jembrana Peradah Indonesia. Pada pertemuan tersebut Dhiyatmika selaku ketua DPK Jembrana menyampaikan beberapa program kerja Peradah Jembrana yang telah dan akan dilaksanakan  di Jembrana utamanya terkait dengan mempersiapkan kemandirian organisasi dengan telah diprosesnya sebuah Yayasan Peradah Jembrana yang akan membidani kelahiran PAUD Hindu di Jembrana, merintis sebuah Koperasi, Kerjasama dengan Pemkab Jembrana dalam pelaksanaan Siwaratri, Penyepen, Dharma   Santhi, persiapan perayaan HUT Peradah di Jembrana dan sebagainya.
Dalam arahannya Guna Artha menyampaikan apresiasi dengan apa yang telah diperbuat pengurus peradah di Jembrana. Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan di Jembrana menjadi inspirasi bagi DPK-DPK Peradah di Bali khususnya. Guna Artha juga berharap hendaknya Pemuda Hindu mampu menjadi garda terdepan dalam membela dan melindungi kepentingan umat hindu, dan meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan yang terjadi didaerah.Terkait dengan rencana pendirian koperasi, disarankan agar berkoordinasi dengan Koperasi Sinergi Nusantara yang sudah di bentuk DPN Peradah dengan membuka kantor perwakilan/cabang. Dan untuk peringatan HUT Peradah Indonesia,   Guna Artha berkeinginan  Peringatan HUT Peradah Indonesia dipusatkan di Bali, dan ini akan segera dikoordinasikan dengan kepengurusan DPP Bali.

11 Jan 2012

PERADAH RAIH PREDIKAT KE-3 OKP TERBAIK SE-INDONESIA

Setelah melalui proses seleksi panjang selama 4 bulan, Peradah Indonesia akhirnya berhasil merebut peringkat ke-3 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) terbaik se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga.

Tahap seleksi mencakup penilaian secara kelembagaan dan aplikasi program unggulan yang sesuai dengan tujuan Milennium Development Goals (MDGs). Program yang diajukan oleh Peradah adalah Program Pembiayaan Mitra Binaan Nusantara (PMBN). Program ini selaras dengan misi MDGs untuk penciptaan lapangan kerja yang berimplikasi pada pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi pemuda.

Penilaian secara kelembagaan telah dimulai sejak bulan Agustus 2011, mencakup tentang tata kelola organisasi, legalitas, cabang-cabang organisasi dan kelengkapan infrastruktur sekretariat organisasi. Dalam proses penilaian ini disamping melengkapi dokumen administrasi, tim penilai dari Kemenpora mendatangi langsung sekretariat Peradah.

RAB Gandhi selaku Ketua Program PMBN menuturkan bahwa sebelumnya sebagai proses awal, semua OKP mengirimkan berkas pelaksanaan program sebagai syarat utama seleksi selain dokumen organisasi yang sudah disyaratkan tertulis oleh Kemenpora RI. “Kami mesti melengkapi dokumen administrasi yang cukup rinci, dalam penjurian ini seluruh legalitas dan dokumen kelengkapan organisasi disyaratkan untuk dilengkapi oleh tim penilai,”kata Gandhi dengan semangat.

Penilaian terhadap implementasi program Peradah, dilaksanakan oleh tim penilai dengan mengunjungi program PMBN Peradah di Dusun Umbul Solo, KecamatanPagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Di Desa Umbul Solo, Peradah melalui DPK Pringsewu dan DPP Lampung membina Pemuda Hindu peternak lele. Disamping Provinsi Lampung, program PMBN Peradah juga sudah terimplementasi di Provinsi Sulawesi Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. “program ini akan mendorong semangat kaum muda Pringsewu untuk menggerakkan sektor riil ekonomi umat Hindu,” tegas Dwi yang merupakan Ketua DPK Peradah Pringsewu.

Dalam sambutan Kemenpora RI yang diwakili Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda, Alfitra Salam mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta OKP di Masyarakat, serta memperbaiki internal organisasi.”Aspek yang menentukan, antara lain, kinerja organisasi, hasil-hasil karya organisasi, dan pelaksanaan program yang memberi dampak perubahan social,” kata Alfitra.

Ketua Umum DPN Peradah Indonesia Komang Adi Setiawan berharap, terpilihnya Peradah Indonesia sebagai OKP terbaik ke -3 secara nasional bisa memicu semangat para kader Peradah untuk terus berkiprah nyata bagi masyarakat. “Memasuki usia yang ke-27, program-program nyata Peradah akhirnya mendapat apresiasi yang memberikan inspirasi bagi kami dan seluruh keluarga besar Peradah,” kata Komang Adi.

Dalam proses presentasi akhir yang berlangsung pada tanggal 9 Nopember 2011 di Hotel Pitagiri Jakarta, terpilih Ikatan Pelajar Muhamadiyah sebagai peringkat pertama, BEM Nusantara Brawijaya sebagai peringkat kedua dan Peradah Indonesia sebagai peringkat ketiga. Tim penilai akhir melibatkan Kemenpora, anggota komisi X bidang pemuda dan olahraga serta wartawan. (INFOKOM PERADAH).Media Hindu edisi 95

6 Des 2011

Sekilas DPK Peradah Jembrana




Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Jembrana Perhimpunan Pemuda Hindu ( PERADAH ) Indonesia adalah organisasi yang berazaskan Pancasila , terstruktur dari pusat ( Nasional ) ke daerah ( Provinsi dan Kabupaten/Kota) hingga ke kecamatan ( Komisariat ), bersifat independen, beraspirasikan kepemudaan Hindu Dharma dan tidak bernaung dibawah organisasi sosial politik apapun.

Tujuan PERADAH adalah untuk berperan aktif dengan swadharmanya dalam mencapai tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, demi terwujudnya pembangunan manusia Hindu seutuhnya. Senantiasa meningkatkan kesadaran generasi muda Hindu dalam kapasitasnya sebagai warga masyarakat generasi penerus bangsa.

Sejalan dengan kemajuan pemikiran manusia, berbagai persoalan yang dihadapi umat Hindu pada umumya semakin komplek yang memerlukan pengelolaan dan penyelesaian secara arif dengan pemikiran, perkataan dan tindakan yang dilandasi Dharma Agama Hindu. Pengelolaan berbagai persoalan tersebut memerlukan wadah/organisasi yang tepat untuk menghimpun pemikiran-pemikiran luhur pemuda Hindu yang dinamis.

DPK Jembrana PERADAH Indonesia merupakan organisasi yang berada di tingkat kabupaten dan kedudukannya berada dibawah garis koordinasi dan konsultasi Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Bali PERADAH Indonesia yang berada di tingkat provinsi.

Pokok Kepengurusan PERADAH Indonesia Kabupaten Jembrana Masa Bhakti 2011-2014 terdiri dari :
a.        Dewan Penasehat
b.        Dewan Pimpinan Kabupaten

Dewan Pimpinan Kabupaten Jembrana PERADAH Indonesia terdiri atas :
1.        Seorang Ketua.
2.        Beberapa orang Wakil Ketua.
3.        Sekretaris.
4.        Wakil Sekretaris.
5.        Bendahara.
6.        Wakil Bendahara.
7.        Bidang-bidang sesuai dengan kebutuhan dengan mengacu pada biro-biro di DPP Bali PERADAH Indonesia.


Program Kerja

Masyarakat Hindu di Bali semakin hari semakin dihadapkan pada berbagai persoalan sosial keagamaan, baik yang bersifat intern maupun ekstern. Dalam konteks intern, umat Hindu dituntut mendalami pemahaman sradha dan bhakti, pemahaman konsepsi dan nilai-nilai sastra agama Hindu dalam pelaksanaan upacara dan upakara yang didasarkan pada tattwa, upacara dan susila. Berbagai hal bisa terjadi dari konsepsi tersebut. Hal positif yang akan terjadi misalnya, umat semakin memiliki pengetahuan agama (teologi), umat semakin kritis dalam memberi arti dan pemaknaan atas berbagai ritual maupun simbol-simbol agama. Disamping itu umat semakin berani menunjukkan pengetahuannya yang diwujudkan dalam bentuk penerbitan buku-buku agama. Akan tetapi dibalik itu semua ada semacam kekhawatiran dengan fenomena tersebut yang telah menempatkan rasionalisme diatas dimensi rasa bahkan telah terjadi pula penafsiran berbeda atas nilai-nilai sastra yang diturunkan oleh leluhur. Hal ini disebabkan adanya sumber dan kepentingan kelompok (interest group) yang berbeda. Apabila hal ini dibiarkan terus berkembang, maka generasi muda Hindu sebagai harapan masa depan akan mengalami persoalan serius, yang dimulai dengan sulitnya menemukan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam konteks ekstern, generasi muda Hindu pada khususnya akan dihadapkan dengan persaingan dalam aspek kehidupan mereka. Hanya bagi mereka yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kekuatan ekonomi dan azas religi yang baik lebih berpeluang untuk hidup. Walaupun secara normative terdapat tatanan yang mengharuskan setiap pemeluk agama menghormati pemeluk agama lain, setiap pemerintah berkewajiban menlindungi setiap agama yang ada, namun dalam kenyataannya, agama minoritas akan dijadikan subkultur hingga menjadi substruktur. Akibatnya kasus pelecehan dan penafsiran yang salah terhadap suatu agama telah terjadi tanpa memperoleh penyelesaian yang memuaskan.
POKOK-POKOK PROGRAM
1.        BINA DHARMA
Meningkatkan sradha dan bhakti yang berwawasan universal, nasional dan lokal dengan mengadakan kerjasama antar lembaga yang bernafaskan Hindu.

Bentuk Kegiatan
a.     Meningkatkan pendidikan sradha bagi generasi muda Hindu di Jembrana.
b.   Meningkatkan kwantitas dan kwalitas pelayanan dalam bidang kegiatan keagamaan (tattwa, upacara  dan susila)
c.   Aktif melakukan pembinaan dalam menunjang aktifitas kegamaan Hindu.

2.        BINA WARGA
Memupuk kedewasaan dan mengatur dinamika swadharma anggota PERADAH sebagai warga Negara yang baik menuju satya mitra yang mantap berdasarkan nilai-nilai agama Hindu.

Bentuk Kegiatan
a.   Meningkatkan kompetensi generasi muda dalam mendalami ajaran Agama Hindu.
b.  Aktif memberikan masukan dan solusi terhadap permasalahan sosial, budaya, adat dan keagamaan yang dihadapi umat Hindu
c.   Memantapkan militansi generasi muda demi eksistensi Agama Hindu dan memupuk solidaritas sebagai sesama umat Hindu.
d. Meningkatkan kepedulian terhadap masalah-masalah hak azasi manusia, lingkungan hidup dan kelestarian budaya.
e.   Meningkatkan pendidikan kepemimpinan, manajerial dan kewirausahaan.
f. Memanfaatkan media cetak dan elektronik sebagai sarana informasi dan komunikasi dalam mengembangkan organisasi.

3.        BINA KRIYA
Mendukung aktifitas lembaga kemasyarakatan yang berlandaskan Hindu Dharma secara konsepsional dan professional

Bentuk Kegiatan
a.    Melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga yang sejalan dengan visi dan misi PERADAH.
b.    Mengusahakan beasiswa bagi anak kurang mampu khususnya yang beragama Hindu.
c.   Mengupayakan penghargaan kepada orang, lembaga atau kelompok masyarakat yang berprestasi dan ngmemiliki jasa yang sangat besar dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai agama Hindu.
d.   Mengupayakan kursus dan pelatihan keterampilan bagi generasi muda Hindu.

4.        BINA SANDHIWANI
Berkomunikasi secara terbuka dengan semua komponen masyarakat untuk mencari dan mengkaji informasi masyarakat yang bermanfaat dalam meningkatkan peran agama Hindu sehingga mampu memberikan kontribusi pada berbagai aspek kehidupan yang bersifat konstruktif dan komperehensif.

Bentuk Kegiatan
a. Ikut serta dalam mengkaji pelaksanaan nilai-nilai budaya dan agama Hindu yang tumbuh dan berkembang ditengah masyarakat.
b.  Mengadakan dan mengikuti seminar atau yang sejenisnya yang berkaitan dengan nilai budaya Hindu maupun yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan berorganisasi dan bermasyarakat.

5.        BINA KARYA
Menunjukkan dan menyumbangkan hasil karya nyata generasi muda kepada umat Hindu pada khususnya maupun kepentingan masyarakat umum.

Bentuk Kegiatan
a.   Melakukan kegiatan pengabdian masyarakat
b.   Menggalang usaha untuk kepentingan kemajuan umat Hindu.
c.   Menampilkan kesenian dan kebudayaan yang bernafaskan Hindu kepada masyarakat.



Berdasarkan hasil Lokasabha V DPK Jembrana Peradah Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2011 di Gedung Kesenian Bung Karno, telah dipilih Drs. I Komang Dhiyatmika MM sebagai Ketua Periode 2011 s/d 2014. Dalam kepemimpinannya kedepan, ketua terpilih ingin membumikan Peradah di Kabupaten Jembrana dengan mengupayakan pelaksanaan program kerja yang telah ditetapkan dan mengupayakan kemandirian organisasi Peradah Jembrana.  


27 Okt 2011

UNDANGAN APEL HARI SUMPAH PEMUDA

Om Swastiastu
Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda ke-83, dimohon kehadiran Anggota PERADAH Jembrana    nanti pada :
Hari/Tanggal : Jum'at, 28 Oktober 2011
Jam               : 07.30 Wita
Tempat          : Lapangan Pecangakan
Acara            : Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 83
Pakaian         : Seragam Peradah (hubungi Gede Tastra di                     Ktr. Kementrian Agama Kab. Jembrana, untuk dapatkan seragamnya)

Atas perhatian dan kehadirannya diucapkan Terima kasih.
Om Santih Santih Santih Om.

12 Jul 2010


IKRAR KALIURANG
KEPUTUSAN SIDANG SARASEHAN PENJAJAGAN PEMBENTUKAN ORMAS HINDU
TINGKAT NASIONAL DI KALIURANG
19 – 20 NOPEMBER 1983
Om Swastiastu
KAMI UMAT HINDU YANG MEWAKILI KOMPONEN KOMPONEN PEMUDA, MAHASISWA, DAN CENDEKIAWAN DARI SELURUH INDONESIA, BERIKRAR :
1. SEPAKAT MEMBENTUK ORGANISASI KEMASYARAKATAN TINGKAT NASIONAL SEBAGAI SATU WADAH KEGIATAN DALAM MELAKSANAKAN DHARMA AGAMA DAN DHARMA NEGARA, YANG BERAXASKAN- TUNGGAL: PANCASILA.
2. DALAM MEREALISASIKAN TUJUAN DIATAS, MENYIAPKAN DIRI UNTUK MENYELENGGARAKAN MUNAS (MAHASABHA), SEBAGAI TINDAK LANJUT DARI KESEPAKATAN INI DI YOGYAKARTA
SEMOGA SANGHYANG WIDHI WASA / TUHAN YANG MAHA ESA ASUNG KERTHA WARA NUGRAHA ATAS KESEPAKATAN DAN KELANJUTAN TINDAKAN KAMI BERSAMA INI
Kaliurang, 20 Nopember 1983
Catatan :
Tindak lanjut dari kesepakatan ini terwujud dalam Pembentukan dan Mahasaha I Ormas Hindu Indonesia di Kaliurang, Yogyakarta pada tanggal 9 – 11 Maret 1984 yang melahirkan PERHIMPUNAN PEMUDA HINDU INDONESIA, yang disingkat dengan Akronim PERADAH INDONESIA

VIDIO PERADAH JEMBRANA