24 Feb 2014
25 Okt 2013
24 Apr 2012
Ikrar
8 Feb 2012
Konsolidasi Ala Sekjen DPN Peradah di Jembrana
Dalam arahannya Guna Artha menyampaikan apresiasi dengan apa yang telah diperbuat pengurus peradah di Jembrana. Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan di Jembrana menjadi inspirasi bagi DPK-DPK Peradah di Bali khususnya. Guna Artha juga berharap hendaknya Pemuda Hindu mampu menjadi garda terdepan dalam membela dan melindungi kepentingan umat hindu, dan meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan yang terjadi didaerah.Terkait dengan rencana pendirian koperasi, disarankan agar berkoordinasi dengan Koperasi Sinergi Nusantara yang sudah di bentuk DPN Peradah dengan membuka kantor perwakilan/cabang. Dan untuk peringatan HUT Peradah Indonesia, Guna Artha berkeinginan Peringatan HUT Peradah Indonesia dipusatkan di Bali, dan ini akan segera dikoordinasikan dengan kepengurusan DPP Bali.11 Jan 2012
PERADAH RAIH PREDIKAT KE-3 OKP TERBAIK SE-INDONESIA
Setelah melalui proses seleksi panjang selama 4 bulan, Peradah Indonesia akhirnya berhasil merebut peringkat ke-3 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) terbaik se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga.
Tahap seleksi mencakup penilaian secara kelembagaan dan aplikasi program unggulan yang sesuai dengan tujuan Milennium Development Goals (MDGs). Program yang diajukan oleh Peradah adalah Program Pembiayaan Mitra Binaan Nusantara (PMBN). Program ini selaras dengan misi MDGs untuk penciptaan lapangan kerja yang berimplikasi pada pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi pemuda.
Penilaian secara kelembagaan telah dimulai sejak bulan Agustus 2011, mencakup tentang tata kelola organisasi, legalitas, cabang-cabang organisasi dan kelengkapan infrastruktur sekretariat organisasi. Dalam proses penilaian ini disamping melengkapi dokumen administrasi, tim penilai dari Kemenpora mendatangi langsung sekretariat Peradah.
RAB Gandhi selaku Ketua Program PMBN menuturkan bahwa sebelumnya sebagai proses awal, semua OKP mengirimkan berkas pelaksanaan program sebagai syarat utama seleksi selain dokumen organisasi yang sudah disyaratkan tertulis oleh Kemenpora RI. “Kami mesti melengkapi dokumen administrasi yang cukup rinci, dalam penjurian ini seluruh legalitas dan dokumen kelengkapan organisasi disyaratkan untuk dilengkapi oleh tim penilai,”kata Gandhi dengan semangat.
Penilaian terhadap implementasi program Peradah, dilaksanakan oleh tim penilai dengan mengunjungi program PMBN Peradah di Dusun Umbul Solo, KecamatanPagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Di Desa Umbul Solo, Peradah melalui DPK Pringsewu dan DPP Lampung membina Pemuda Hindu peternak lele. Disamping Provinsi Lampung, program PMBN Peradah juga sudah terimplementasi di Provinsi Sulawesi Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. “program ini akan mendorong semangat kaum muda Pringsewu untuk menggerakkan sektor riil ekonomi umat Hindu,” tegas Dwi yang merupakan Ketua DPK Peradah Pringsewu.
Dalam sambutan Kemenpora RI yang diwakili Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda, Alfitra Salam mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta OKP di Masyarakat, serta memperbaiki internal organisasi.”Aspek yang menentukan, antara lain, kinerja organisasi, hasil-hasil karya organisasi, dan pelaksanaan program yang memberi dampak perubahan social,” kata Alfitra.
Ketua Umum DPN Peradah Indonesia Komang Adi Setiawan berharap, terpilihnya Peradah Indonesia sebagai OKP terbaik ke -3 secara nasional bisa memicu semangat para kader Peradah untuk terus berkiprah nyata bagi masyarakat. “Memasuki usia yang ke-27, program-program nyata Peradah akhirnya mendapat apresiasi yang memberikan inspirasi bagi kami dan seluruh keluarga besar Peradah,” kata Komang Adi.
Dalam proses presentasi akhir yang berlangsung pada tanggal 9 Nopember 2011 di Hotel Pitagiri Jakarta, terpilih Ikatan Pelajar Muhamadiyah sebagai peringkat pertama, BEM Nusantara Brawijaya sebagai peringkat kedua dan Peradah Indonesia sebagai peringkat ketiga. Tim penilai akhir melibatkan Kemenpora, anggota komisi X bidang pemuda dan olahraga serta wartawan. (INFOKOM PERADAH).Media Hindu edisi 95
6 Des 2011
Sekilas DPK Peradah Jembrana
Program Kerja
Masyarakat Hindu di Bali
semakin hari semakin dihadapkan pada berbagai persoalan sosial keagamaan, baik
yang bersifat intern maupun ekstern. Dalam konteks intern, umat Hindu dituntut
mendalami pemahaman sradha dan bhakti, pemahaman konsepsi dan nilai-nilai
sastra agama Hindu dalam pelaksanaan upacara dan upakara yang didasarkan pada
tattwa, upacara dan susila. Berbagai hal bisa terjadi dari konsepsi tersebut.
Hal positif yang akan terjadi misalnya, umat semakin memiliki pengetahuan agama
(teologi), umat semakin kritis dalam memberi arti dan pemaknaan atas berbagai
ritual maupun simbol-simbol agama. Disamping itu umat semakin berani
menunjukkan pengetahuannya yang diwujudkan dalam bentuk penerbitan buku-buku
agama. Akan tetapi dibalik itu semua ada semacam kekhawatiran dengan fenomena
tersebut yang telah menempatkan rasionalisme diatas dimensi rasa bahkan telah
terjadi pula penafsiran berbeda atas nilai-nilai sastra yang diturunkan oleh
leluhur. Hal ini disebabkan adanya sumber dan kepentingan kelompok (interest
group) yang berbeda. Apabila hal ini dibiarkan terus berkembang, maka generasi
muda Hindu sebagai harapan masa depan akan mengalami persoalan serius, yang
dimulai dengan sulitnya menemukan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.Berdasarkan hasil Lokasabha V DPK Jembrana Peradah Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2011 di Gedung Kesenian Bung Karno, telah dipilih Drs. I Komang Dhiyatmika MM sebagai Ketua Periode 2011 s/d 2014. Dalam kepemimpinannya kedepan, ketua terpilih ingin membumikan Peradah di Kabupaten Jembrana dengan mengupayakan pelaksanaan program kerja yang telah ditetapkan dan mengupayakan kemandirian organisasi Peradah Jembrana.
27 Okt 2011
UNDANGAN APEL HARI SUMPAH PEMUDA
Pakaian : Seragam Peradah (hubungi Gede Tastra di Ktr. Kementrian Agama Kab. Jembrana, untuk dapatkan seragamnya)


