" Karmamy Eva Dhikaras te; Ma Phalesu Kadacana; Ma Karmaphalahetur Bhur; Ma Te Sango 'Stvakarmani" "Jalankan saja kewajibanmu; Jangan mengharap hasil; Jangan biarkan pahala menjadi motif tindakanmu; Demikian pula jangan biarkan dirimu berdiam diri".
Tampilkan postingan dengan label REPORTASE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label REPORTASE. Tampilkan semua postingan

31 Jan 2016

Peradah harus Kreatif dan Inovatif

Peradah Kabupaten Jembrana dituntut lebih  kreatif dan inovatif dalam melakukan kegiatannya. Demikian Wakil Bupati Jembrana berpesan dalam membacakan sambutan Bupati Jembrana pada acara Pembukaan Lokasabha VI Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Peradah Indonesia Kabupaten Jembrana yang berlangsung pada hari Jum’at, 29 Januari 2016  di Wantilan Pura Jagatnatha Jembrana. Peradah Kabupaten Jembrana kedepannya harus mampu membuat kegiatan yang sesuai dengan kegemaran dan jiwa Pemuda, jangan sampai  kegiatannya monoton dan membosankan  sehingga tidak menarik minat kaum muda  untuk mengikutinya. Wakil Bupati Jembrana juga mengapresiasi partisifasi Peradah selama ini yang aktif dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Jembrana dan kedepannya dapat ditingkatkan dan disinergikan dengan organisasi lainnya untuk bersama-sama memberikan wadah dalam membangun  Generasi Muda di Jembrana.
Hadir pada Pembukaan Lokasabha VI Ketua DPRD Kabupaten Jembrana bersama Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Jembrana,Kepala SKPD Pemkab Jembrana, Ketua PHDI Kabupaten Jembrana, Ketua WHDI & Majelis Madya Desa Pekraman Kabupaten Jembrana, Ketua OKP di Kabupaten Jembrana, Kepala Sekolah SMAN se-Kabupaten Jembrana, seke Teruna dan OSIS SMAN/SMKN se-Jembrana.
Ketua Panitia Pelaksana Lokasabha VI, IB Ketut Surya Putra melaporkan bahwa Lokasabha ini merupakan Forum tertinggi Organisasi sesuai dengan AD/ART Peradah Indonesia untuk melakukan evaluasi atas apa yang telah dilakukan pengurus selama tiga tahun yang berlalu, menyusun program kerja untuk pengurus baru tiga tahun ke depan dan terlaksananya proses pergantian pengurus. Lokasabha VI ini sudah disiapkan sejak akhir tahun 2015 yang lalu melalui tahapan pra-lokasabha 1 dan 2 sehingga diharapkan Lokasabha hari ini dapat berjalan lancar sehingga dapat segera ditetapkan susunan pengurus DPK Peradah Indonesia Kabupaten Jembrana periode 2016 – 2019.
Komang Dhiyatmika selaku Ketua DPK yang akan mengakhiri masa kepengurusannya dalam laporan pertanggungjawabannya menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan kurun waktu sejak dilantiknya sebagai pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Peradah Indonesia Kabupaten Jembrana sampai menjelang dilaksanakannya Lokasabha ini, yang akhirnya berbuah sebuah penghargaan dari DPN (Dewan Pimpinan Nasional) Peradah Indonesia sebagai DPK Peradah Indonesia berprestasi di Indonesia yang disampaikan pada saat pelaksanaan Mahasabha XI Peradah Indonesia di Surabaya. Pada Kesempatan tersebut, Km Dhiyatmika menyampaikan ucapan terima kasih   atas segala dukungan segenap pengurus, Pemerintah Pemkab Jembrana,  eksponen pemuda dan lembaga keumatan lainnya sehingga dapat melaksanakan program kegiatan peradah di Kabupaten Jembrana dan juga permohonan maaf atas segala kekurangan yang ada. Satu hal yang dititipkan kepada pengurus baru nantinya dapat menjaga keberlangsungan PAUD/TK Hindu Canang Sari di Kecamatan Jembrana dan di Kecamatan Mendoyo yang merupakan rintisan Peradah Kabupaten Jembrana dan sebisanya dapat dilanjutkan dengan pembentukan SD Hindu di Kabupaten Jembrana sebagai kelanjutan dari program pendidikan Hindu  di Jembrana.
Lokasabha akhirnya ditutup dengan pelantikan pengurus DPK Peradah Indonesia Kabupaten Jembrana Periode 2016 – 2019 oleh Ketua DPP Peradah Indonesia Provinsi Bali, yang diketuai oleh I Nyoman Gede Kurniawan, SE dan I Gusti Putu Arsa Swindana, S,Ag, M.Si sebagai Sekretaris serta Ni Putu Eka Sulistyawati sebagai Bendahara.

31 Des 2014

Ngegalung Bersama Anak Panti di Jembrana

Sekapur sirih dr Ketua DPK Jembrana


Pemberian THR kepada anak 2 Panti

Foto bareng anak Panti Asuhan Hindu Artha Kara Kumara

di aula Panti

Diterima oleh Ketua Yayasan Panti Asuhan Hindu Sanathana Dharma


Tukar Informasi antara Pengurus DPK Jembrana dengan Pengelola Panti
Foto bareng bersama anak Panti Asuhan Hindu Sanathana Dharma

3 Nov 2014

PERADAH AWARDS SAMBUT HARI SUMPAH PEMUDA DI JEMBRANA





Penyerahan Hadiah Peradah Awards
Menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-86 tahun 2014, DPK Jembrana Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah Indonesia) mengadakan kegiatan pemberian penghargaan kepada Generasi Muda berprestasi di Kabupaten Jembrana dibidang Olah Vokal, Olah Raga dan Olah Wirasa dengan nama “Peradah Awards”.  Penjaringan dilakukan melalui beberapa perlombaan diantaranya Lomba Karaoke Nyanyian Dharma, Lomba Baca Puisi, Lomba Menari Oleg Tamulilingan dan Lomba Fotografi untuk tingkat Pelajar/Umum. Kegiatan yang bertujuan disamping sebagai ajang adu bakat generasi muda di Jembrana juga sebagai sarana siar agama bagi  anak-anak muda untuk mengerti dan memahami ajaran agama Hindu yang dianutnya dan mencintai Budaya Bali melalui media yang akrab dikalangan dunia anak muda sekarang ini.

PAUD CANANG SARI MENGENALKAN AGAMA HINDU DAN BUDAYA BALI PADA ANAK-ANAK USIA DINI DI JEMBRANA


Memperingati HUT-nya yang ke-dua, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Canang Sari mengelar berbagai lomba bernuansa Agama dan Budaya Bali yang selama ini identik dengan PAUD tersebut, bertempat di Wantilan Pura Jagatnatha Jembrana, Minggu 5/10-2014. Berbagai lomba tersebut diantaranya lomba Tri Sandya, Lomba membuat Klatkat, Lomba Membuat Canang Sari, Lomba membuat Segehan Manca Warna, Lomba Peragaan Busana Ke Pura dan lomba Karaoke lagu Putri Cening Ayu, yang diikuti oleh anak-anak TK  se-Kecamatan Jembrana.

17 Mei 2014

Sinergi DPK Jembrana dengan Siswa SMPN dan SMAN/SMKN Dalam Aksi G2000 (Gerakan Dua Ribu Rupiah) Untuk Korban Erupsi Gunung Kelud



Erupsi Gunung Kelud Kediri Jawa Timur yang terjadi beberapa bulan yang berlalu (13 Pebruari 2014)  telah mengakibatkan banyak korban baik secara fisik maupun non fisik dari masyarakat disekitar Gunung Kelud. Pemberitaan dampak  erupsi gunung kelud baik lewat media cetak maupun elektronik telah menyentuh hati masyarakat Indonesia baik perorangan maupun berkelompok. Seperti halnya Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah Indonesia , Dengan program  PRAGANA (Peradah Siaga Bencana) mencoba melakukan aksi kepedulian untuk korban erupsi Gunung Kelud bekerjasama dengan pengurus Peradah di daerah-daerah.

3 Jan 2014

Sinergi DPK Jembrana Dalam Aksi "GM JEMBRANA MENGGUGAT"

Maraknya pemberitaan Koran yang memberi kesan telah terjadi pendegradasian moral pemuda jembrana yaitu dengan adanya kasus perkosaan yang dilakukan secara berjamaah, human trafficking anak usia dibawah umur dan meningkatnya kasus HIV/Aids di Jembrana yang memposisikan Jembrana pada peringkat ketiga penyebaran virus HIV/Aids di Bali membuat gerah Generasi Muda Jembrana.
Dengan diinisiatori oleh KNPI dan Peradah Indonesia Kabupaten Jembrana, generasi muda jembrana melakukan aksi turun ke Jalan yaitu tepatnya pada hari Senin, 12 Agustus 2013, hari pertama kerja Birokrasi setelah seminggu melaksanakan cuti, terkait dengan perayaan hari raya idul fitri dan libur akhir pekan.
Peserta Aksi yang melibatkan OKP, Ormas-ormas yang ada di Jembrana, BEM, OSIS SMA/SMK di Jembrana,  dan beberapa LSM  di Jembrana, sejak pagi hari sudah berkumpul di Halaman Gedung Kesenian Bung Karno kemudian melakukan long march menuju Kantor Kepolisian Resort Jembrana dan berakhir di Gedung DPRD Kabupaten Jembrana. Di sepanjang jalan  tidak henti-hentinya  peserta aksi menyampaikan orasi  untuk menggugah kepedulian masyarakat Jembrana untuk bersama-sama mengatasi masalah yang mengancam generasi muda Jembrana.  Didepan  Kantor Polres Jembrana  koordinator aksi menyampaikan surat pernyataan sikap yang diterima langsung oleh perwakilan Kapolres Jembrana.  
Sementara di Gedung Wakil Rakyat Jembrana, Perwakilan Aksi diterima oleh  Ketut Sugiasa, Ketua DPRD didampingi  Ir. I Ketut Widastra  Wakil Ketua dan beberapa orang anggota DPRD. Dalam orasinya coordinator pendemo meminta kepada DPRD Jembrana untuk segera menyikapi dugaan  maraknya eksploitasi/human trafficking anak usia dibawah umur yang dilakukan oleh Mr. M yang berlokasi di Desa Perancak Jembrana.
Kami dari Generasi Muda Jembrana dan Bali pada umumnya menolak  segala bentuk pendegradasian moral  Pemuda Jembrana. Kami  meminta kepada dewan yang terhormat untuk menindak lanjuti serta menyikapi tuntutan kami, kalau tidak ditanggapi maka kami akan mengerahkan masa lebih banyak lagi imbuh coordinator masa yang di sambut teriakan setuju oleh masa pendemo.
Penyampaian ORASI dr Perwakilan KNPI
Dalam tuntutannya masa yang di backup oleh para bendesa pekraman dan tokoh-tokoh masyarakat Jembrana  meminta kepada dewan untuk menolak segala bentuk eksploitasi  yang menjerumuskan anak-anak remaja dalam bentuk eksploitasi  anak usia dibawah umur dan seks bebas yang dilakukan oleh  para ABG, menolak dengan tegas pembuatan film “Bali The Big Brother” yang mengambil syuting di Desa Perancak , serta meminta kepada Pemkab Jembrana untuk tidak mengeluarkan ijin pembuatan film tersebut, yang dibuat Mr. M yang secara nyata  akan memberikan citra negative kepada  Generasi Muda Jembrana pada khususnya dan Bali pada umumnya.
Persiapan di GKBK Jembrana
Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa,  berjanji  untuk menindak lanjuti apa yang menjadi aspirasi pada pendemo. Saya atas nama pimpinan dan anggota DPRD Jembrana berjanji akan membicarakan dengan Pemerintah Daerah dan akan mengundang para Bendesa dan Kepala Sekolah  se-Jembrana untuk mencari solusi yang  terbaik untuk masyarakat dan kami akan menyalurkan aspirasi - aspirasi yang ada serta meminta dalam menyampaikan aspirasi agar tertib tanpa ada unsur kekerasan dan anarkis  harap Sugiasa.
Aksi demo tersebut dikawal ketat pihak kepolisian Sektor Negara yang dipimpin langsung Kapolsek Negara Kompol IB Nyoman  Budiasa sampai aksi demo bubar.(Humas DPK Jembrana)


17 Des 2013

Sinergi DPK Jembrana dalam Festival Band Nyanyian Dharma,


LANTUNAN TAKSU SAKRALKAN GKBK JEMBRANA

Kru Dapur Fesband Nyadar
Lantunan lagu Taksu ciptaan Ocha dan Gus Mantra membuat Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) Jembrana menjadi terkesansakral.Sebabdaritujuh Group Band yang mengikuti Festival Band Nyanyian Dharma, Sabtu (14/12) malam di Panggung GKBK Jembrana, enam group memilih tembang berjudul Taksu sebagai lagu wajibnya, sedangkan satu Group Band memilih lagu Hymne Tattwam Asi. Bahkan Evi BRTV yang jadi bintang tamu di festival tersebut juga membawakan Taksu sebagai tembang perdananya.

15 Des 2013

SETAHUN PAUD CANANG SARI



Tidak terasa waktu berjalan, PAUD Canang Sari yang digagas eksponen Hindu di Jembrana yang dimotori oleh Peradah Indonesia Kabupaten Jembrana telah berumur satu tahun. Dalam usia balita ini PAUD Canang Sari ternyata mampu menarik simpati dari warga Jembrana untuk menyekolahkan anaknya di PAUD bernuansakan Hindu ini. Lebih dari 100 anak dididik di PAUD Canang sari dan pada akhir tahun ajaran 2012/2013 telah dilepas 60 -an anakdidik dari TK kelompok A.

30 Jun 2013

Sinergi DPK Jembrana Peradah dengan UNHI Denpasar

Maraknya pemberitaan media masa yang mendiskreditkan pergaulan anak-anak muda di Jembrana yang sepertinya tak terkendali sehingga  muncul kasus-kasus perkosaan yang melibatkan anak-anak muda serta mengorbankan anak-anak dibawah umur serta makin meningkatnya Kasus HIV/Aids di Jembrana telah membuat gerah eksponen muda Hindu di Jembrana. Berlatar belakang permasalahan tersebut DPK Jembrana Peradah Indonesia mengadakan kerjasama dengan Universitas Hindu Indonesia Denpasar mengadakan Seminar Pemuda Hindu dengan thema “Mencari Jati Diri Remaja Hindu ditengah kuatnya pengaruh Globalisasi”
Seminar dengan tujuan meningkatkan Sradha dan Bakti  generasi muda Hindu yang merupakan bagian dari Pemuda Nasional akan jati dirinya sebagai penentu  nasib Bangsa Indonesia kedepan sehingga harus mampu mengisi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif agar  tidak terjerumus pada pergaulan bebas yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam laporannya, Putu Juli Sumerta Wijaya selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa  Seminar yang menghadirkan 4 (empat) orang pembicara yaitu dari UNHI Denpasar, STAH Gede Pudja Mataram dan Ketua BNK/Ketua Pelaksana Penanggulangan HIV/Aids di Jembrana yang juga Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, SE,MM, diikuti oleh kurang lebih 400-an Pemuda Hindu yang merupakan perwakilan dari para Mahasiswa Perguruan Tinggi yang ada di Jembrana, Perwakilan OKP  di Jembrana, Seke Teruna, dan  Siswa-Siswi SMA di Jembrana dilaksanakan  pada hari Rabu, 26 Juni 2013 bertempat di Gedung Kesenian Bung Karno
Bupati Jembrana  Putu Artha yang berkenan membuka kegiatan seminar pemuda Hindu ini, dalam sambutannya  mengatakan bahwa  permasalah HIV/Aids di Kabupaten Jembrana dua tahun terakhir ini mengalami peningkatan sangat drastis hingga menempatkan Jembrana pada level/peringkat 3 terbanyak penyebaran HIV/Aids. Penyebaran HIV/Aids bukan saja ada di kota-kota, namun sudah masuk ke pelosok desa bahkan penderitanya adalah kalangan ibu-ibu rumah tangga yang tidak tahu apa-apa. Predikat  ini membuat prihatin kita semua.   “Jika ini dibiarkan tanpa peran Pemuda dan seluruh komponen masyarakat, bagaimana nasib bangsa kita nanti,” pesan Artha.
Keempat Narasumber dengan talentanya masing masing telah mampu menarik perhatian peserta Seminar hingga dengan tekun dan sabar mengikuti jalannya seminar yang berlangsung hingga menjelang sore hari.  (Humas DPK Jembrana)

23 Apr 2013

GERAKAN 2000 RUPIAH BERI WARNA DHARMA SANTIH NYEPI DI JEMBRANA


Dharma Santih Nyepi Kab. Jembrana
Dalam rangka menumbuhkan empati  generasi muda Hindu kepada anak-anak yang diasuh  di Panti-Panti Asuhan Hindu di Jembrana, Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADAH INDONESIA)

Kabupaten Jembrana menggagas suatu  Aksi yang diberi nama “Gerakan 2000 Rupiah”. Gerakan ini menyasar siswa-siswi SMPN dan SMAN/SMKN se-Jembrana dan berhasil menghimpun dana sebesar 15 juta rupiah lebih yang akan dibagikan tunai masing-masing sebesar 150 ribu rupiah dan  paket sembako (gula pasir, telor, minyak goreng, mie instant,  dan beras) kepada anak-anak panti di tiga lokasi panti yaitu PA Artha Kara Kumara, PA Sanathana Dharma dan PA Priyahita, demikian dilaporkan Komang Dhiyatmika selaku Ketua Panitia Dharma Santih Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1935 di Kabupaten Jembrana kepada  Bupati Jembrana yang hadir pada saat pelaksanaan Dharma Santih Hari Suci Nyepi Kabupaten Jembrana Tahun 2013

5 Apr 2013

SINERGI “PERADAH INDONESIA” DALAM KEGIATAN TAWUR KESANGA & PARADE OGOH-OGOH 1 DI KABUPATEN JEMBRANA

laporan Ketua Panitia

Rangkaian pelaksanaan upacara menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1935 terus berlanjut. Setelah masyarakat Jembrana (umat Hindu) melaksanakan Upacara Melasti di sejumlah titik pantai di Jembrana pada Sabtu, 9 Maret 2013 lalu, Senin (11/3) masyarakat Jembrana kembali melakukan prosesi Upacara Bhuta Yadnya yaitu Pecaruan atau Tawur Kesanga.
Pecaruan dengan sebutan Tawur Kesanga di Kabupaten Jembrana dipusatkan di Catus Pata (simpang empat) Jalan Sudirman, Negara yang terletak persis di depan Kawasan Perkantoran Pemerintah Kabupaten Jembrana, sementara tingkat Kecamatan  dan Desa Pakraman  dilaksanakan dicatus pata Kecamatan dan Desa Pakraman masing-masing. Prosesi Pecaruan  Tawur Kesanga dengan tingkatan Upakara Manca Kelud Madurga  diawali dengan prosesi pangeresikan, dipuput oleh 5 (lima) orang sulinggih diantaranya Ida Pedanda Gde Wibawa Sigaran Batuagung, Ida Sri Bhagawan Angga Jaya Biru Daksa Penyaringan, Ida Pandita Mpu Karuna Putra Budeng, Ida Pandita Mpu Kasturi Baler Bale Agung dan Ida Rsi Bujangga Petemon Baler Bale Agung,  serta diiringi dengan pementasan Barong-Rangda dan  Topeng Sida Karya sebagai ungkapan syukur bahwa upacara pecaruan/tawur kesanga telah terlaksana dengan baik.

28 Mar 2013

LOMBA DHARMA WACANA DI MALAM SIWARATRI


Aksi Peserta Lomba  Dharma Wacana Tk. SMA
Perayaan Malam Siwaratri Tahun 2013 di Kabupaten Jembrana yang jatuhnya pada hari Kamis, 10 Januari 2013 dipusatkan  di Pura Jagatnatha Jembrana. Sebagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP)  yang bernafaskan Hindu, DPK Jembrana Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia kembali dipercaya untuk mengorgnisir perayaan ditempat tersebut. Perayaan Siwaratri diawali dengan persembahyangan bersama. Hadir ditengah-tengah  umat Hindu  yang didominasi oleh kehadiran Pemuda-Pemudi Hindu  di Utama Mandala Pura Jagatnatha Jembrana adalah  Bapak Bupati Jembrana dan Bapak Wakil Bupati Jembrana serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jembrana serta pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana. Dalam Sambutannya Bapak Bupati mengajak umat Hindu  untuk menjadikan Perayaan Malam Siwaratri sebagai momentum untuk introspeksi diri (Mulat Sarira) terhadap apa yang selama ini telah terpikirkan, terucapkan dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari sehingga kita menjadi sadar dan tahu apakah yang kita pikirkan, katakan dan perbuat itu benar atau salah. “Manusia tidak luput dari kesalahan untuk itu perlu introspeksi diri dan mohon ampunan-Nya, sehingga ke depan tidak lagi melakukan kesalahan baik dalam berpikir, berkata dan bertindak,” kata Putu Artha  Bupati Jembrana.

16 Jan 2013

PERADAH JEMBRANA GELAR PENDALAMAN SRADHA DAN LOMBA.


Peringatan hari sumpah pemuda telah menjadi momentum penting bagi generasi muda sebagai tonggak kesadaran dan kebangkitan Generasi Muda yang merasa Satu Tanah Air, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa yaitu Indonesia. Hal ini terlihat dari kegiatan yang dilaksanakan Generasi Muda dalam wadah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) menjelang Hari Sumpah Pemuda ke-84. Salah satu diantaranya adalah Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah Indonesia). DPK Jembrana Peradah Indonesia menjelang Peringatan Hari Sumpah Pemuda mengadakan beberapa kegiatan diantaranya adalah Pendalaman Sradha, Lomba Resensi Buku dan Lomba Debat Agama Hindu dan Budaya Bali dengan melibatkan siswa-siswi SMA/SMK se-Kabupaten Jembrana. Rangkaian kegiatan Peradah Indonesia di Jembrana ini di  dibuka secara resmi oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, minggu (21/10) bertempat diwantilan jagatnatha bertepatan dengan kegiatan Pendalaman Sradha yang  menghadirkan dua orang nara sumber yakni I Made Kembang Hartawan (Tokoh Pemuda yang dalam usia yang sangat muda sudah berhasil menjadi Wakil Bupati Jembrana dengan berbagai kegiatan berorganisasi)  dan  Genta Apritahua, serta penulis novel Hindu “ Kutemukan Tuhan yang mencintai orang”
Ketua panitia, Suta Hariandika,  mengungkapkan bahwa  kegiatan ini sejatinya digelar dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 oktober. Diharapkan, melalui kegiatan Pendalaman Sradha, lomba debat, lomba resensi buku  yang digelar selama dua hari, bisa mengangkat jati diri Pemuda Hindu khususnya rasa bangga akan ajaran dan nilai-nilai agama Hindu. “  Untuk lomba debat akan diikuti sekitar 150 siswa dari berbagai sekolah di Jembrana. Tema yang kita ambil adalah Hindu dan Budaya Bali dengan menghadirkan juri dari PHDI maupun majelis madya Jembrana, “ungkap Suta. Sementara Lomba Resensi Buku adalah meresensi buku-buku terbitan dari Media Hindu merupakan kelanjutan dari Program Sinergi Peradah dengan Sekolah.
Bupati Jembrana I Putu Artha menyambut baik acara ini yang menurutnya bisa dijadikan media untuk mempertebal sradha (keimanan) terhadap Ida Sanghyang Widi Wasa. Selain itu lanjut Artha, dengan dilandasi sikap sradha dan kepercayaan yang kuat, maka akan lebih mudah mempelajari agama sebagai suatu pegangan yang kokoh.
Dalam paparannya selaku narasumber  I Made Kembang Hartawan menyoroti langkah-langkah apa saja yang bisa dilakuakn Pemuda Hindu dalam menguatkan eksistensi Hindu, terlebih lagi ditengah arus informasi yang demikian kencangnya saat ini. “ Sebagai Pemuda Hindu yang cerdas, kita harus pintar memfilter diri, menangkap informasi yang positif bukan sebaliknya, “tegas Kembang. Selain itu sebagai Pemaja, saat ini dua hal mendasar yang bisa menjadi ancaman, yakni HIV AIDS dan bahaya narkoba. “Khusus untuk Jembrana penderitanya sudah cukup besar, karena itu mari bersama-sama kita cegah ,libatkan diri pada hal-hal positif salah satunya dengan meningkatkan Sradha (keyakinan akan ajaran Agama Hindu) melalui pendalaman agama serta senantiasa melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan positif seperti kegiatan berorganisasi seperti Peradah, Seke Teruna , kegiatan olah raga, seni dan kegiatan positif lainnya, “ujar Kembang mencontohkan.
Sementara itu pembicara kedua , Genta Apritaura memperkenalkan diri sebagai orang yang baru menemukan jalan Dharma lebih banyak bercerita  lika-liku kehidupannya pergulatan batin atau iman yang panjang dan menyakitkan untuk menemukan Tuhan bagi alam semesta, yang bersikap sama bagi semua orang tanpa perduli keturunan dan sukunya hingga akhirnya menemukan jawabannya melalui Bhagawad Gita.  Semua telah dijalaninya itu dituangkan dalam novel karyanya dalam bahasa dan alur pikir remaja. Gentha mencoba memotivasi Generasi Muda Hindu yang hadir agar bangga menjadi Hindu dan tidak minder dalam pergaulan dengan umat lain karena Hindu adalah agama yang mempunyai filosifi yang sangat luas dan mendalam dan Universal. “Bersyukurlah telah lahir sebagai seorang Hindu tidak seperti saya yang menjadi Hindu melalui sebuah pencarian dan perjuangan yang panjang dan melelahkan serta  tidak sedikit resiko yang harus dihadapi,” kata Gentha
Apa yang telah disampaikan kedua narasumber ini begitu menarik perhatian dan kekaguman generasi muda yang hadir hingga dengan antusias menyampaikan pertanyaan yang meminta saran dan tanggapan dari kedua narasumber seputar problematikan generasi muda Hindu. Dialog ini berlangsung sangat menarik hingga tidak terasa telah melewati  waktu makan siang dan dengan berat hati dan terpaksa dihentikan oleh  panitia. (Humas DPK Jembrana)

VIDIO PERADAH JEMBRANA