![]() | |||
Dharma Santih Nyepi Kab. Jembrana |
Dalam rangka menumbuhkan empati generasi muda Hindu kepada anak-anak yang
diasuh di Panti-Panti Asuhan Hindu di
Jembrana, Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (PERADAH INDONESIA)
Kabupaten Jembrana menggagas suatu Aksi yang diberi nama “Gerakan 2000 Rupiah”. Gerakan ini menyasar siswa-siswi SMPN dan SMAN/SMKN se-Jembrana dan berhasil menghimpun dana sebesar 15 juta rupiah lebih yang akan dibagikan tunai masing-masing sebesar 150 ribu rupiah dan paket sembako (gula pasir, telor, minyak goreng, mie instant, dan beras) kepada anak-anak panti di tiga lokasi panti yaitu PA Artha Kara Kumara, PA Sanathana Dharma dan PA Priyahita, demikian dilaporkan Komang Dhiyatmika selaku Ketua Panitia Dharma Santih Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1935 di Kabupaten Jembrana kepada Bupati Jembrana yang hadir pada saat pelaksanaan Dharma Santih Hari Suci Nyepi Kabupaten Jembrana Tahun 2013
Dharma Santih yang merupakan
rangkaian akhir perayaan Hari Suci Nyepi di Kabupaten Jembrana dilaksanakan di
Wantilan Pura Agung Jagatnatha Jembrana pada sabtu, 23 Maret 2013 dengan mengusung tema “Dengan Persaudaraan kita
tingkatkan Kebersamaan”. Hadir pada
kesempatan tersebut Para Sulinggih se-Jembrana, para pemangku yang tergabung
dalam Pinandita Sanggraha Nusantara, Bupati dan Wakil Bupati masing-masing
beserta Ibu, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah kabupaten Jembrana
beserta Ibu, Tokoh-tokoh Masyarakat Jembrana, Tokoh dari masing-masing Agama,
Tokoh Adat, Pejabat dilingkup Pemkab Jembrana, Para Kepala Sekolah SD, SMPN dan
SMA/SMKN se-Kabupaten Jembrana, perwakilan Siswa-siswi SMA, Pengasuh dan
anak-anak Panti Asuhan Artha Kara Kumara, Sanathana Dharma dan Priyahita.
Dalam kata sambutannya, Bupati
Artha berharap, untuk
memulai hidup baru di tahun baru
caka 1935, Dharma Santih yang kita
laksanakan ini mengandung makna yang sangat strategis serta tidak terlepas dari
nilai filosofis yakni, persatuan, persaudaraan, perdamaian serta toleransi
diantara sesama. Karena kata Dharma Santih sendiri memiliki arti kebenaran dan kedamaian. Mengawali hidup baru itu, idealnya dimulai dari menyepikan
indria. Hidup hendaknya dilakukan dengan indria yang terkendali, “ungkapnya.
![]() |
Penyerahan Punia Gerakan 2000 Rp |
Setelah membacakan sambutannya, Bupati
berkenan menyerahkan punia kepada para Sulinggih se-Kabupaten Jembrana,
sebagai wujud kepedulian Bupati atas pengabdian para Sulinggih membina umat-nya
di Kabupaten Jembrana sehingga masyarakat Jembrana dapat melaksanakan
swadharmanya, dan menyerahkan Punia dari
“Gerakan 2000 Rupiah” kepada
anak-anak panti dan pengasuhnya secara simbolis sebagai wujud berbagi keceriaan
dan kebahagiaan menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan dari siswa/siswi SMPN
dan SMAN/SMKN se Jembrana.
Guna memberi kesan beda yang positif
dari pelaksanaan Dharma Santih tahun-tahun sebelumnya, pada kesempatan ini
Panitia Pelaksana menghadirkan Pendharma Wacana Arif Hartarto dari Klaten Jawa tengah yang mencoba mengurai
tema Dharma Santih kali ini dengan gaya
khasnya sebagai seorang Dalang Wayang Kulit terkenal di tanah Jawa, yang memukau hadirin
serta diujung acara yang biasanya dihibur dengan kesenian Bondres, maka kali
ini dipentaskan Drama Musikal “Pelaksanaan Brata Penyepian” oleh Theater Komunitas Kertas Budaya Jembrana.
Rangkaian Dharma Santih akhirnya ditutup
dengan sima-karma yaitu saling memaafkan diantara para hadirin yang diawali
oleh Bupati Jembrana dan disusul undangan lainnya. (Humas DPK Jembrana)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar